Seperti Apa Kain Flanel? Inilah Kelebihan, Kekurangan, dan Kegunaannya


Aku mengenal kain ini sudah sejak lama, tapi cuma sebatas tahu, tidak terlalu mendalam. Baru-baru ini saja aku tahu apa itu kain flanel, apa kelebihan dan kekurangannya, serta kegunaannya untuk apa.

Ternyata bahan satu ini juga banyak jenisnya lho. Ada yang dibuat kerajinan tangan, ada pula jenis kain flanel untuk kemeja. Tapi kali ini yang akan kita bahas adalah seperti apa kain flanel yang biasa digunakan untuk kriya, craft, atau kerajinan tanga.

Apa itu Kain Flanel?

Kain flanel itu kayak gimana? Kain flanel adalah bahan flanel wool yang prosesnya dengan cara penguapan serta pemanasan (Tanpa tenun). Hasilnya, flanel memiliki banyak tekstur dan jenis (Tergantung pembuatannya). Bagaimana dengan tingkat ketebalan? Ketebalannya pun tidaklah sama.

Apa Ciri Ciri Kain Flanel?

kain flanel untuk hidroponik - kain flanel beli dimana - bahan flanel polos - bahan flanel wool
Apa Ciri Ciri Kain Flanel?

Sekarang kita bahas ciri khas dari bahan kain satu ini. Kain flanel memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Permukaan kain flanel berserat layaknya kapas.
  2. Tingkat ketebalannya berbedabeda. Mulai dari 2 mm sampai 5 mm.
  3. Teksture kain flanel sedikit kaku.
  4. Kain ini tidak mempunyai tiras. Tidak akan mbrudul meski tidak diobras.
  5. Kain flanel mudah dibentuk dan digunting. Cocok sekali untuk pembuatan kerajinan tangan.

Kelebihan Kain Flanel

Apa kelebihan dari kain flanel? Di antara beberapa kelebihan yang paling terlihat adalah:

  1. Kainnya mudah dibentuk meski kamu mengguntingnya dengan sangat kecil.
  2. Harga kain flanel sangat terjangkau.
  3. Benangnya tidak bertiras. Sehingga tidak akan mbrudul.
  4. Kamu bisa membelinya dengan ukuran kecil (Lembaran, tidak harus meteran).
  5. Warnanya sangat banyak. Cocok untuk kreasi seni.

Kekurangan Kain Flanel

Meskipun kain flanel ini unggul dari kain lainnya, tetap ada kekurangannya. Di bawah ini adalah beberapa kekurangannya:

  1. Bahan flanel wool tentu permukaannya kasar dan mudah kotor.
  2. Jenis kain flanel untuk kreasi kerajinan tangan tidak bisa dipakai untuk membuat baju. Karena kainnya tebal, kaku, dan berbulu kasar.
  3. Bahan flanel polos sangat banyak, sedangkan yang bermotif jarang sekali orang yang jual.

Bahan Kain Flanel untuk Apa Saja?

Kerajinan Dari Kain Flanel
Kerajinan dari Kain Flanel

Setelah kita membahas seperti apa kain flanel, apa kekurangan dan kelebihannya, sekarang kita bahas apa saja sih yang bisa kita kreasikan dari kain flanel. Menarik kan?

  1. Kamu bisa membuat replika makanan dengan kain flanel yang kaya akan warna.
  2. Kain flanel untuk hidroponik. Karena kain ini mudah menyerap air, ini bisa kamu jadikan sumbu saat memulai belajar hidroponik sistem wool.
  3. Kain flanel juga cocok untuk lap debu di lantai kayu.
  4. Kain flanel juga cocok untuk membungkus toples agar terlihat lebih indah.
  5. Kerajinan dari kain flanel pun banyak macamnya. Kamu bisa bikin bros kain flanel, gantungan kunci, jepit rambut, dompet koin, dan masih banyak lagi.
  6. Bahan ini juga cocok digunakan untuk menyerap getaran pada interior panel mobil.

Cara Merawat Bahan Kain Flanel

Perawatan yang disarankan untuk produk kerajinan yang terbuat dari flanel membutuhkan perhatian khusus karena tekstur dan karakteristik kain flanel yang berbeda dengan bahan lain seperti yang umumnya digunakan untuk pakaian seperti baju, rok, atau celana.

Untuk menjaga dan mempertahankan kualitas produk berbahan flanel, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Jika produk flanel mulai berbulu, guntinglah secara hati-hati dan perlahan-lahan untuk menghindari lubang pada kain.
  2. Bersihkan produk flanel secara teratur agar tidak mengumpulkan debu. Gunakan penyedot debu untuk membersihkannya dengan mudah.
  3. Saat mencuci, hindari merendam flanel terlalu lama karena dapat menyebabkan pudarnya warna.
  4. Cuci bahan flanel secara manual dengan tangan dan air hangat.
  5. Hindari menggunakan sikat kasar saat membersihkan flanel untuk menghindari timbulnya bulu-bulu pada permukaannya.
  6. Untuk menghilangkan noda, gunakan sedikit shampo atau sabun bayi, lalu gosok perlahan sampai berbusa, dan bilas dengan air.
  7. Jangan menggunakan pemutih saat mencuci flanel karena dapat membuat warna kain memudar.
  8. Setelah dicuci, hindari menjemur produk flanel di bawah sinar matahari langsung agar warnanya tetap terjaga.

Q&A Seputar Kain Flanel

Pertanyaan seputar kain flanel bisa kamu cari jawabannya di bawah ini:

Apa Saja Kerajinan dari Kain Flanel?

Banyak sekali yang bisa kita bikin dari kain flanel. Seperti tutup toples, bandana, jepit rambut, replika makanan, gatungan kunci dan masih banyak yang lain.

Jenis Kain Flanel ada Berapa?

Banyak sekali jenis kain flanel tergantung pemanasan saat pembuatan. Ada bahan flanel polos, bahan flanel wool, dan masih banyak lagi.

Kain Flanel Beli Dimana

Banyak sekali yang menjual kain flanel lembaran. Kamu bisa menemui di toko kain, toko peralatan menjahit, dan juga toko bahan aksesoris.

Kain Flanel Harga Berapa?

Harga kain flanel berbeda-beda tergantung ukuran, jenis kain flanel, dan lokasi pembelian.

Itulah tadi adalah pembahasan mengenai seperti apa kain flanel, kelebihan dan kekurangannya, serta bagaimana cara menjaganya agar selalu awet dan tidak mudah rusak. Mudah-mudahan artikel ini berguna buat kamu semua. Dan jika ada pertanyaan, silakan langsung isi kolom komentar.


Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu